Woko Utoro Mas Eros Chandra, gitaris Sheila on Seven bilang, "Iya, mengapa anak sekarang mudah rapuh. Kena pressure dikit aja udah nyerah". Apa yang dikatakan Mas Eros bukan tanpa alasan. Setidaknya keheranan itu ia jawab sendiri. Katanya mengapa anak jaman now mudah mleot ketika angin tiba berhembus menempa diri. Pertama, mereka tidak hidup di jaman ketika bangun tidur langsung kerja. Mereka lahir di mana dunia telah memberi segalanya. Bahkan sejak bangun hingga tidur lagi. Kedua, kurangnya bacaan. Anak sekarang bukan miskin bacaan. Justru sebaliknya akibat terlalu banyak menyerap informasi akhirnya timbul kecemasan hingga depresi. Kata Mas Eros itulah barangkali faktor mengapa anak jaman now hidup terkurung oleh rasa takut yang faktanya dikonstruksi sendiri. Mereka hidup di antara postingan dan komentar yang tiap hari menjejali pikiran. Ditambah lagi kemampuan selektif terhadap informasi itu tumpul. Akibatnya seperti sekarang ini, fenomena sumbu pendek, mudah m...
Woko Utoro Di kontrakan tempat kami tinggal segala jenis semut hadir silih berganti. Dari mulai semut gula, semut hitam dan semut api. Mereka berjalan-jalan di antara beras, kertas lembab, hingga kardus dan buku. Ketika saya mencoba membersihkan ternyata mereka tak kunjung pergi. Justru para semut itu malah semakin banyak. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Padahal segala tips n trik mengusir semut sudah kami upayakan. Misalnya mulai dari menaruh garam, kapur ajaib, hingga minyak gosok. Hingga akhirnya kami pun menyerah dan kini hanya berdamai dengan mereka. Poin pentingnya kita hanya perlu menjaga kebersihan. Tidak membuang sampah sembarangan, tidak membuang gula atau membiarkan makanan terbuka. Pada akhirnya saya pun belajar dari semut-semut itu. Pertama, seperti terdapat dalam Al Qur'an pada kisah Nabi Sulaiman. Semut akan berjalan dalam jalurnya. Mereka jarang berjalan tidak beraturan kecuali ada bahan makanan baru. Sejauh ini semut selalu disiplin dab mereka akan ...