Woko Utoro Dalam seri diskusi ketiga Ngaji Ngopi Lajnah Gemmatan Tulungagung membahas tema tentang manusia yang berintegritas. Pada diskusi tersebut Pak Fauzan selaku narasumber menjelaskan dengan gamblang bagaimana menjadi manusia berintegritas. Di awal pembuka beliau menyebutkan bahwa sosok utama manusia paling berintegritas adalah Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Sosok paripurna, teladan dan panutan umat. Kata Pak Fauzan orang berintegritas itu dapat dilihat melalui beberapa ciri. Pertama, memiliki daya juang yang tinggi. Dalam bahasa agama terdapat himmah (semangat, daya juang) dan azimah (keteguhan jiwa). Kedua, terdapat keseimbangan antara sisi duniawi dan ukhrawi. Pak Fauzan mencontohkan kedekatan Nabi Muhammad SAW dengan Allah di mana beliau tetap kerja keras di siang hari dan malamnya untuk munajat. Nabi Muhammad SAW juga merupakan sosok yang selaras antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Keselarasan dari tiga aspek itu adalah bagian dari karakter luhur, jiwa nan berin...
Woko Utoro Kata Nabi Muhammad SAW ada peperangan yang lebih dahsyat dari perang Badar yaitu perang melawan hawa nafsu. Perang melawan hawa nafsu dianggap perlawanan sepanjang usia. Perlawanan ini tidak hanya menuntut fisik tapi pikiran dan hati. Terpenting lagi ilmu, manajerial dan bagaimana cara mengelolanya. Nafsu dalam bahasa psikologi sering disebut emosi dan emosi tersebut tidak untuk dimusnahkan tapi dikelola. Seorang teman bilang di fase usia 25 tahun katanya sering mengalami keterasingan. Apakah kondisi itu umum atau memang bagian dari hawa nafsu. Kata saya setiap fase dalam kehidupan selalu terselip hawa nafsu. Hanya saja tinggal bagaimana kita menyikapinya. Contoh, seorang remaja di masa transisi merasa bingung kemana ia melangkah, bagaimana menentukan pilihan. Seorang pemuda juga demikian dari mana ia berasal, apa yang hendak dicari dan kemana setelah ini. Semua hal itu bagian dari proses bagaimana kita menentukan pilihan. Memang problem terkait mental, pikiran d...