Woko Utoro Dalam bahasa Madura Sarwa berarti rutinan sedangkan Muqaddam merujuk pada khadaman alias khataman. Konteks ini adalah rutinan khataman Al Qur'an. Majelis rutinan khataman Al Qur'an yang ada di Desa Talkandang ini berdiri sejak 20 Mei 1974. Itu artinya sudah 50 tahun lebih majelis ini hidup dan menghidupkan. Jangankan saya, bapak ibu saya pun belum lahir di tahun tersebut. Tapi majelis Al Qur'an tersebut sudah lahir dan masih eksis hingga kini. Kebetulan saya ikut dalam majelis tersebut. Dengan digandeng Paklek katanya saya harus ikut dan bersifat wajib. Salah satunya karena warisan sesepuh harus terus dilestarikan. Selanjutnya, sebagai pengganti dari bapak mertua yang dulunya juga anggota. Adapun acara dari sarwa khadaman tersebut sangat sederhana. Pertama, orang datang langsung bersiap dibuka oleh MC. Kedua, dibuka dengan tawasul dan acara khataman pun dimulai. Setiap orang bisa membaca 1-4 juz. Tergantung kecepatan dalam membaca Al Qur'an. Keti...
Woko Utoro Pada Sabtu, 31 Oktober 2026 saya menjadi salah seorang yang beruntung dapat mengikuti workshop public speaking. Pasalnya acara tersebut banyak ilmu dan pengalaman menarik yang saya dapatkan. Acara tersebut awalnya bina ruhani tapi ketika saya lihat di flayer sudah bisa ditebak pastinya berkaitan dengan komunikasi publik. Pertama, narasumber merupakan orang komunikasi plus mengaku sebagai sarjana PAI. Kedua, tema yang dibawa adalah, " Guru Profesional, Komunikasi Optimal, Pelayanan Maksimal". Ketiga, narsum juga merupakan seorang trainer di bidang marketing, public speaking dengan pendekatan psikologi. Apapun pernak pernik itu saya sangat menikmati suasana acara tersebut. Kebetulan acara tersebut bertepatan dengan peringatan 13 tahun Namira berdiri sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang ada di Probolinggo. Ibu Nabila Faza sebagai salah satu dari Trimurti Namira (Nabila, Mia, faRa) menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang telah dibangun. ...