Woko Utoro Belajar tidak mengenal usia. Siapa pun boleh belajar. Karena Islam sendiri mengatakan bahwa belajar adalah sepanjang hayat. Belajar tersebut mencakup apa saja salah satunya menulis. Orang sudah tambah usia baru belajar menulis tidak mengapa. Karena menulis selalu memihak mereka yang bersungguh-sungguh. Tua, muda atau siapapun jika bersungguh-sungguh pasti akan sampai. Guru kami Prof Ngainun Naim mengistilahkan dengan, "Man talatina fanaina" dan "Sopo seng tekun bakal tekan najan gawe teken". Begitulah keunikan menulis yang semuanya punya kesempatan jika mau terus belajar. Kata orang untuk apa menulis di usia senja? rasanya seperti buang-buang waktu. Kata saya semua hal dalam hidup tidak ada yang sia-sia. Justru menulis di usia senja banyak manfaatnya. Salah satu hal yaitu menguatkan daya ingat, terhindar dari penyakit alzheimer dan pastinya tidak menjadi tua yang menyebalkan. Menulis itu murni sebuah teknik yang harus terus dilatih. Tidak men...
Sebuah laman sederhana milik sang anak gembala dari daerah BBT Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. laman ini berisi renungan dan jejak langkah tiap hari yang selalu di lalui oleh penulis. sehingga mengabadikan momen adalah salah satunya. Walaupun tulisan ini tidak sempurna, maka penulis menyebutnya sebagai sebuah sampah kata. Semoga bermanfaat