Woko Utoro Sebagaimana manusia yang melewati banyak sejarah Simbah tentu mengerti bagaimana memahami kondisi bangsa. Sejak jaman tidak enak hingga saat ini beliau tidak pernah absen bagaimana merasakan kondisi rakyat. Dengan metode berdiskusi Mbah Nun selalu hidup dan menginspirasi. Walaupun kini beliau sudah jarang tampil tapi simpul-simpulnya masih erat. Bahkan mungkin akan terus meluas. Sudah 73 tahun Simbah hadir untuk bangsa. Tidak hanya mengurai masalah tapi beliau selalu jadi pohon. Pohon yang di saat orang lain memilih membesar beliau justru berbeda. Beliau lebih memilih jadi pohon yang tumbuh bersama dan melahirkan cabang-cabang baru. Pohon yang sejuk dan mengeratkan jiwa dari dasar akarnya. Simbah mungkin tahu problem negeri ini begitu sistemik dan tak terkendali. Sehingga kita merasa putus asa ketika melihat kondisi tersebut. Tapi sejenak saat ingat Simbah kita harus tegar. Sebagaimana beliau mengajarkan bahwa selama kita masih punya Allah selamanya tak usah diri...
Sebuah laman sederhana milik sang anak gembala dari daerah BBT Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu. laman ini berisi renungan dan jejak langkah tiap hari yang selalu di lalui oleh penulis. sehingga mengabadikan momen adalah salah satunya. Walaupun tulisan ini tidak sempurna, maka penulis menyebutnya sebagai sebuah sampah kata. Semoga bermanfaat