Langsung ke konten utama

Postingan

Antara Pengalaman dan Penghargaan

       (Foto: Tentang pagi yang kesepian) Woks Seorang teman bertanya mengapa pepatah Inggris mengatakan bahwa " experience is the best teacher ", pengalaman adalah guru terbaik. Bukankah kebaikan adalah sesuatu yang kita peroleh atau lebih tepatnya sesuatu yang dapat kita rasakan misalnya penghargaan dan hadiahnya. Sedangkan pengalaman hanya akan jadi tumpuan semata. Apa yang disampaikan teman saya itu tidak sepenuhnya salah. Cuma di sana kita perlu tahu bahwa di antara keduanya terdapat korelasi yang sebenarnya kita sendiri mengerti, minimal bisa membedakan mana yang on process mana yang out put . Kita tentu tahu bahwa dari sebuah pengalaman kecil ia bisa menjelma guru besar yang akan membimbing untuk menunjukkan jalan ke mana kita akan melangkah. Tanpa pengalaman aktivitas yang kita lakukan tidak akan bermakna, hidup jadi monoton, termakan rutinitas dan pastinya tidak mampu belajar dari yang telah lalu. Bisa jadi penghargaan itu terlahir karena serang...

Fund-writing Mungkinkah

Woks Purwaka Alhamdulillah pada 2 November 2020 tepat pukul 19:30 wib saya berkesempatan berbincang dalam tajuk "Jagongan Literasi" ke 2 bersama sahabat pena kita (SPK) cabang Tulungagung. Kali ini acara jagongan tersebut menghadirkan Dr Muhsin Kalida, MA serta pengasuh SPK TA Dr Ngainun Naim dan host kita yaitu Bapak Ahmad Fahruddin, M. Pd. i. Saat mendengar nama Pak Muhsin saya tentu langsung tertarik. Rasa tersebut bukan karena banyaknya prestasi yang beliau dapat melainkan dari segudang pengalaman yang beliau lewati. Bicara Pak Muhsin di tempat kelahirannya tentu sudah biasa, atau siapa juga yang belum kenal beliau. Sosok yang menginspirasi dalam berbagai bidang terutama dunia literasi, baca tulis, TBM, fundraising dan lainya. Termasuk diskusi yang akan kita ikuti yaitu tentang psychowriting . Maka tak ayal jika peserta dari acara zoom tersebut berasal dari berbagai daerah seperti Banten, Tasikmalaya, Mataram, Ternate, Gresik, Malang, Jogja dan lainya. Nama...

Mengupas Shalat Dengan Bahagia

              (Sumber foto: doc penulis) Woks " Di gurun pasir tanpa batas, aku kehilangan jiwaku, dan kini aku menemukan kembali bunga mawar ini "- Jalaluddin Rumi Apa yang dikatakan Rumi itu benar adanya bahwa keindahan dan kedamaian bisa digapai lewat shalat, shalat mi'rajul mukmin. Termasuk bahwa shalat itu adalah tempat istirahat ternyamannya Nabi. Shalat adalah hadiah terindah dari Allah swt kepada manusia yang diberikan melalui Nabi Muhammad saw saat perjalanan Isra Mi'raj. Saking istimewanya, shalat menjadi kewajiban bagi umat muslim. Shalat menjadi amalan pembeda dengan agama-agama lainya. Maka dari itu kita meyakini bahwa shalat adalah wadah, tempat di mana seluruh amal-amal lain berkumpul. Jika wadahnya baik, dalam hal ini tidak bocor maka tertampunglah amal yang lain, namun sebaliknya jika wadahnya rusak maka ibadah lainya nol alias tak akan mendapatkan apa-apa. Banyak ulama yang telah mengajarkan kita betapa pentingnya shalat....

Metode Katarsis Sebagai Solusi Berdamai Dengan Keadaan Pasca PHK

Woks Pendahuluan Adanya pandemi Covid-19 telah merubah banyak hal dalam sendi-sendi kehidupan. Aktivitas yang semula normal harus dipaksa dipukul mundur menjadi new normal . Kehidupan baru memang sebuah keniscayaan yang kini masih kita rasakan. Entah sampai kapan semua musibah ini berakhir yang jelas dalam terma positif seseorang akan berfikir bahwa di balik musibah pasti terselip hikmah. Dampak paling dirasakan dengan adanya pendemi ini adalah di sektor ekonomi di antaranya pada 4 sektor yaitu perdagangan, pariwisata, manufaktur dan pertanian. Sektor dagang dan pariwisata lah yang sangat kentara di mana biasanya para karyawan atau buruh bisa mendapat pesangon yang layak kini justru malah sebaliknya. Para buruh merasakan pahitnya kehidupan ketika mereka menerima kenyataan bahwa status sebagai karyawan telah habis. Dari sanalah keadaan ekonomi memburuk sehingga perubahan itu membuat sebagian orang shock berat. Pemutusan hubungan kerja atau PHK menjadi realitas yang diterima...

Buku Sebagai Kado Terindah

Woks Jika ada teman atau saudara yang ulang tahun "kado" dan "traktiran" menjadi dua kata yang paling populer. Saat seseorang ketiban rezeki istilah syukuran pun berkonotasi pada traktiran entah diwujudkan dalam bentuk makan-makan atau hadiah toh semua muaranya satu asal kita senang. Padahal yang mentraktir belum tentu demikian. Kadang di sinilah keunikan masyarakat kita yang selalu ingin untung dalam sebuah peristiwa. Berbicara tentang kado atau hadiah tentu kita pernah punya pengalaman seputar ini. Anggap saja saat momen ulang tahun tiba secara tidak sadar ada saja yang memberikan hadiah atau sekadar ucapan selamat. Bahkan ada saja yang merawat tradisi primitif berupa surprise pelemparan telur busuk dan tepung saat ulang tahun. Saya sendiri tidak tahu banyak hal kapan sejarah kado dan perayaan ulang tahun dimulai. Yang jelas jika rujukanya Kanjeng Nabi Muhammad saw tentu di saat tiba tanggal kelahirannya, beliau akan berpuasa sebagai ungkapan syukur. ...

Rasulullah SAW Engkaulah Rinduku

Woks Seribu tahun lalu nama engkau bersinar antara masyriq dan maghrib Dunia yang gelap tetiba terang benderang Langit pun tak kuasa membendung bahagia Awan-awan pun berjingkrak menurunkan hujan Ya Rasulullah namamu harum semerbak mewangi Namamu sejuk meneduhkan di tengah gersangnya tanah gurun Engkaulah rindu duhai Muhammad ku Semakin lama tak bertemu Umatmu justru merindu Semakin jauh tak berjumpa Umatmu justru semakin cinta Engkaulah rinduku duhai Nabi ku Rasa rindu itu selalu menyeruak kepermukaan Sekalipun telah tertimbun dalam tanah Ia terbang bersama angan yang terbawa angin Ia semerbak bersama putik sari kembang kerinduan Sudah ku katakan Engkau rinduku duhai rasulku Kerinduan itu menitis lewat sabdamu Menjelma menjadi syair yang tersyiar lewat kalam kekasihmu Akhlak agungmu tersebar lewat sunnahmu Berlayar lewat sampan sahabat mu bermuara memeluk qolbu Bolehkah aku merindu mu Sholawat salam hanya untukmu wahai Muhammad ku Sang Nabi Pujaan Ya Rasulullah bulan lahirm...

Sumpah Pemuda dan Semangat Maulid Nabi SAW

Woks Bulan Oktober tahun ini benar-benar sibuk dalam arus aktivitas peringatan hari-hari besar kita. Hari-hari tersebut dimulai dengan tanggal 1 diperingati sebagai kesaktian Pancasila, tanggal 5 lahirnya TNI, 10 kesehatan mental dunia, tanggal 22 hari santri dan hari ini 28 merupakan sumpah pemuda ditambah lagi bulan maulid menanti kita dalam penanggalan Hijriyah. Lengkaplah sudah momentum tersebut sebagai sarana kita belajar. Sebab dalam rangkaian momentum itu banyak sejarah dan inspirasi yang dapat kita petik hikmahnya. Kita mulai dengan sumpah pemuda sebagai tonggak sejarah di mana bangsa kita bisa merebut kemerdekaan. Tidak bisa dibayangkan jika tonggak sejarah ini tidak terjadi mungkin kemerdekaan bangsa kita tak terlahir. Tidak hanya itu melalui sumpah pemudalah kita sampai hari ini dipersatukan melalui bahasa Indonesia. Jika tidak ada bahasa Nasional itu bisa dibayangkan kita akan terus berseteru secara rasial untuk merebutkan siapa bahasanya yang cocok untuk bangs...