Woko Utoro
Mbah Nun pernah berkisah apa faktor kejatuhan rezim Soeharto? demo besar-besaran mahasiswa, atau gedung kura-kura dikuasai mahasiswa. Bukan itu. Kata Mbah Nun, Pak Harto tak bisa digulingkan sekalipun misalnya jutaan orang mengepungnya. Satu-satunya alasan Pak Harto mundur alias berhenti jadi presiden adalah karena rakyat sudah ada yang menjarah. Bagi Pak Harto jika rakyat sudah di level menjarah ini bahaya.
Orang jika sudah sampai menjarah berarti berada di posisi kepepet. Mbah Moen juga punya kisah tentang orang yang menipu atas nama beliau. Kata Mbah Moen, orang mencuri atau sampai menipu atas nama orang lain itu sudah ditahap kepepet. Orang seperti itu memang masuk kategori sangat bodoh. Karena tidak didasari ilmu maka sudah tak ada pikiran lain selain melakukan kriminal tersebut. Maka dari itu ilmu adalah petunjuk jalan.
Ilmu adalah cahaya di saat orang gelap gulita. Ilmu adalah kompas ketika orang kehilangan arah. Ilmu adalah jembatan yang menyeberangi di antara kompleks nya dinamika hidup. Tanpa ilmu kita akan selalu kesasar dan penjarahan atau kepepet merupakan kondisi paling riil dialami seseorang. Tapi dengan kondisi demikian jangan sampai terkecoh oleh orang kepepet. Sebab terkadang mereka bersembunyi di balik do'anya.
Orang kepepet pasti dalam keadaan buntu. Mereka tak tahu apa yang dilakukan. Jika ada kesempatan selalu doanya jadi andalan. Mungkin kita pernah menemukan keselamatan selalu bersama orang kepepet. Bahkan Tuhan selalu bersama orang kepepet. Coba saja do'a nampak makbul ketika kita dalam kondisi kepepet. Sedangkan lawannya kepepet adalah apes.
Dari sinilah kita harus bijak ketika bertemu dengan orang kepepet. Mungkin bisa jadi kita membenci perbuatannya misalnya mencuri, menipu dan jembret tapi kita tak pernah tahu di balik semua itu. Bisa jadi mereka tengah menanggung sekian perut kelaparan yang beberapa belum terisi. Atau mereka tengah berjuang bertahan hidup di bawah himpitan sulitnya mencari kerja dll.[]
the woks institute l rumah peradaban 30/9/25
Komentar
Posting Komentar