Woko Utoro
Hidup itu memiliki dinamika. Perjalanan menemukan problem menjadi hal biasa. Kata bijak bestari orang hidup itu akan bertemu masalah. Jika tidak ingin berhadapan dengan masalah maka jangan hidup. Semua hal dalam hidup adalah dalam rangka mendewasakan diri termasuk adanya masalah.
KH Anwar Zahid sering pidato terhadap masalah orang terbagi atas yang menghadapi, menghindari dan menikmati masalah. Semua hanya soal sudut pandang atau cara kita membaca problem tersebut. Bagi orang buta gajah itu kecil saat mereka memegang ekor. Gajah itu lebar ketika mereka meraba kuping. Dan gajah itu seperti ular meliuk-liuk saat mereka memegang belalai. Jadi intinya masalah apapun itu pertama yang harus kita siapkan adalah mental dan kedua mindset.
Dalam hidup kata KH Ahmad Asrori Al Ishaqi selalu menemukan masalah atau tantangan. Tapi pointnya pada pikiran dan hati. Kata beliau masalah itu tidak ada istilah besar kecil, semua sama. Atau bahkan yang dianggap kecil nampak besar dan sebaliknya masalah besar dianggap kecil. Lagi-lagi semua menguji bagaimana cara kita memperlakukannya. Jika kita dewasa maka masalah hanya serupa kanak-kanak. Sebaliknya ketika kita seperti anak-anak maka masalah itu seperti orang dewasa.
Intinya masalah apapun itu hadapi saja atau bahkan jangan dihindari. Saat kita yang menjadi akar masalah maka carilah jalan keluar, evaluasi diri dan berani tanggung jawab. Tapi ketika masalah terjadi pada diri orang lain jadilah bijak. Sikap bijak inilah yang memungkinkan kita bisa menikmati masalah. Pointnya yang terpenting kita jangan jadi sumber masalah. Syukur-syukur kitalah sosok problem solver atas masalah sendiri atau orang lain. Mari kita bertanya bahwa bukankah kita tidak sendiri. Sehingga masalah apapun pasti ada solusinya kecuali ketika kita pamit untuk "menyerah".[]
the woks institute l rumah peradaban 15/9/25
Komentar
Posting Komentar