Woko Utoro
Pada 2 September 2025 kemarin tepatnya malam Rabu santri PPHS mengadakan acara rutinan Shalawat Al Barzanji. Akan tetapi ada yang beda di rutinan kali ini yaitu berbarengan dengan acara tasyakuran. Acara tersebut diinisiasi oleh angkatan Idris dkk yang sudah lulus.
Para santri yang sudah lulus tersebut mengemas paket acara dengan sowan dzuriyah, shalawat dan mendengarkan petuah Abah. Acara sowan dilaksanakan pagi hari dan malamnya untuk shalawatan. Adapun setelah petuah Abah selesai para santri langsung ramah tamah dan makan bersama. Sedangkan dalam petuahnya Abah menyampaikan beberapa hal.
Abah berpesan kepada para santri agar jangan melupakan shalat terutama dengan berjamaah. Kata Abah hari esok tantangan jaman makin nyata. Sedangkan mereka yang masih melaksanakan shalat adalah orang waras. Seperti kita tahu shalat adalah wadah segala amal dan bentuk rasa syukur kepada Allah. Terlebih jika shalat dilaksanakan dengan berjamaah.
Abah menekankan bahwa jamaah itu memiliki keunggulan keutamaan daripada shalat munfarid. Jika ada orang yang khusyuk sedangkan jamaah lainnya tidak maka shalat jamaah seperti setrum. Orang yang mengikuti shalat jamaah akan ketularan ganjarannya. Beliau melihat bahwa shalat jamaah adalah salah satu solusi ketika hidup terjadi masalah. Memang benar bahwa shalat berjamaah menandakan hidup itu kolektif dan tidak sendirian.
Selanjutnya pesan beliau jangan lupakan akhlak. Di manapun dan kapanpun akhlak adalah identitas santri. Terutama akhlak mahmudah harus melekat pada santri. Bagi beliau santri sepintar apapun jika tidak berakhlak maka tak ada artinya. Akhlak adalah tolok ukur utama di masyarakat. Sebab sekaya atau jabatan tinggi jika tak berakhlak maka tak ada gunanya.
Di sinilah kita sebagai santri harus terus berakhlak ala santri. Ketika di masyarakat atas segala yang didapat di pondok harusnya dipraktekkan. Sesungguhnya ilmu yang dipraktekkan adalah buah amal. Maka dari itu pesan sederhana ini harusnya menjadi bekal kelak untuk kita bermasyarakat.[]
the woks institute l rumah peradaban 13/9/25
Komentar
Posting Komentar