Woko Utoro
Mencatat dan menulis adalah sebuah kata yang terkesan sama secara arti. Padahal kata tersebut memiliki perbedaan sedikit dalam hal orientasi. Catat atau mencatat adalah sebuah praktek untuk merekam informasi dari berbagai sumber. Dari arti tersebut jelas bahwa mencatat bisa dari buku, apa yang di dengar, dilihat, diucapkan dan dirasakan.
Sedangkan tulis atau menulis adalah sebuah kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara atau bahasa kata. Dari pengertian tersebut juga jelas bahwa menulis adalah catatan yang dibuat berdasarkan pilihan kata atau bahasa. Jika boleh disimpulkan maka spektrum mencatat lebih luas dari sekadar menulis. Karena seorang penulis berawal dari rajin mencatat setiap arus kehidupan. Lewat mencatat berarti seseorang peduli dengan sejarahnya.
Menulis adalah sebuah seni mencatat dengan kata dan bahasa. Jika seseorang ingin menjadi penulis berarti mereka harus rajin mencatat. Setidaknya mencatat hal-hal penting dari sebuah bacaan. Atau mencatat atas segala perjalanan yang mereka lalui. Mengapa hal itu berlaku? karena dalam tulisan setiap sesuatu bisa dicatat dan dapat disajikan melalui berbagai genre.
Selama ini orang menulis akan bersinggungan dengan inspirasi dan imajinasi. Sedangkan kedua hal itu telah disediakan alam sekitar kita. Tinggal maukah kita mencatatnya untuk dijadikan sebuah tulisan. Maka jika seseorang ingin menjadi penulis bukan tentang siapa dia tapi seberapa mau dan komitmen terhadap catatan. Orang yang peduli akan sejarah, kenangan, pengetahuan dan data maka akan rajin mencatat. Setelah catatan dirasa berharga maka tulisan yang menjelaskannya. Dari catatan ini jelas bahwa untuk menjadi penulis anda harus menjadi seorang pencatat.
Hernowo Hasyim menyebut bahwa mencatat adalah mengikat makna. Jadi sebelum segala ide dan gagasan hilang mencatat adalah kuncinya. Setelah rajin mencatat maka orang secara natural bisa menjadi penulis. Karena sesungguhnya penulis itu adalah julukan. Karena penulis itu soal konsistensi merawat kata-kata. Dengan begitu tak berat jika kita bisa disebut penulis, seorang yang awalnya maniak terhadap catatan.[]
the woks institute l rumah peradaban 13/11/23
Komentar
Posting Komentar