Langsung ke konten utama

Kritik dan Etika Sosial 4





Woko Utoro

Salah satu ciri negara demokrasi adalah tidak anti kritik. Kritik justru komposisi yang diperlukan dalam roda pembangunan. Tanpa kritik kita tak memiliki kemajuan. Jadi kritik adalah semacam daya dorong agar kita sadar, berempati dan bergerak dalam mewujudkan cita-cita kemanusiaan.

Ada yang bilang kadang rivalitas itu perlu. Karena dengan memiliki rival kita akan terus bergerak untuk melahirkan inovasi. Kritik pun demikian selalu berada sebagai oposisi. Bukan dalam arti nyinyir tapi lebih kepada kepedulian yang berada di luar. Kritik bekerja seperti obat, mungkin diawal begitu pahit tapi sebenarnya menyembuhkan.

Menurut Heinrich Zschokke kritik adalah hadiah bagi yang ingin tumbuh dan racun bagi yang selalu di zona nyaman. Inilah fakta bahwa sebenarnya kritik saja tidak cukup atas kekuasaan yang bebal. Kita masih perlu bergerak baik secara senyap maupun turun gelanggang. Karena dengan cara itu kekuasaan bisa dikendalikan.

Prinsipnya bahwa kritik itu harus pada kedudukan atau jabatan. Ketika kritik menyasar kehormatan atau harga diri seseorang maka hal itu adalah cacat pikir. Kritik harus berdasar pada fakta dan data bahwa kekuasaan sedang dipermainkan. Tapi di dunia mana ada kekuasaan bersih? rasanya tidak ada. Maka dari itu kritik terus dilancarkan agar kekuasaan dapat berjalan dengan baik. Saat penguasa lupa atau mabuk jabatan dan proyek diam-diam kritik menjelma monster. Datang menghadang dengan sederhana bahkan kadang dari guyonan dan humor. Kata Bung Rocky jangan bosan untuk mengkritisi, kritik terus dengan sangat tajam []

2 Muharram 1447 H

the woks institute l rumah peradaban 28/6/25

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocil FF Belajar Ziarah

Woko Utoro Beberapa hari lalu saya berkesempatan kembali untuk mengunjungi Maqbarah Tebuireng. Dari banyak pertemuan saya ziarah ke sana ada pemandangan berbeda kali ini. Saya melihat rombongan peziarah yang tak biasa yaitu anak-anak TK atau RA. Pemandangan indah itu membuat saya bergumam dalam hati, "Kalau ini mah bukan bocil kematian tapi bocil luar biasa, sholeh sholehah". Sebagai seorang sarjana kuburan (sarkub) dan pengamat ziarah tentu saya merasa senang dengan pemandangan tersebut. Entah bagaimana yang jelas para bocil berziarah adalah sesuatu yang unik. Jika selama ini dominasi peziarah adalah orang dewasa maka zairin bocil FF adalah angin segar khususnya bagi keberagamaan. Lebih lagi bagi jamiyyah NU yang selama ini setia dengan tradisi ziarah kubur. Saya melihat seperti ada trend baru terkhusus bagi peziarah di kalangan siswa sekolah. Jika santri di pesantren ziarah itu hal biasa. Tapi kini siswa sekolah pun turut andil dalam tradisi kirim doa dan ingat mati itu. Wa...

Tuan Krabb, Uang dan Ajaran Zuhud

             ( Sumber gambar canva.com) Woks Jika anda penikmat serial kartun Spongebob Squarepants tentu tak asing dengan tokoh Eugene H. Krabs atau biasa disapa tuan Krab. Ia adalah tokoh kartun dengan jenis kepiting. Ia merupakan majikan dari Spongebob dan Squidward, pemilik restoran cepat saji paling terkenal selautan yaitu Krusty Krabs. Restoran yang menyajikan Krabby Patty alias Burger itu selalu berseteru dengan saingan utamanya yaitu Seldon Plankton. Tapi bukan itu yang dibahas, melainkan perilaku dari sang pemilik restoran yaitu tuan Krabs. Tuan Krab seperti judul tulisan ini ialah sosok yang digambarkan sebagai pecinta uang. Bahkan kecintaan kepada uang melebihi sayangnya pada anak semata wayangnya yaitu Pearl. Stephen Hillenburg sebagai pencipta tokoh kartun tersebut begitu ciamik dalam menyajikan karakter pada tokoh tuan Krab tersebut. Ia bahkan berhasil menciptakan penonton yang membuat gemas saat tuan Krab kikir terhadap karya...

Pesan Untuk Temanten

Woko Utoro  Beberapa waktu lalu saya diminta oleh Widayanti untuk hadir dipernikahannya. Saya bilang tidak bisa, selain karena kesibukan tentu sebagai artis jadwal bookingnya mahal (kami pun tertawa). Widayanti adalah adik kelas kami sejak di MTs, Aliyah hingga kuliah. Kebetulan kami satu almamater yaitu Nurul Hikmah Squad baik di Gantar maupun Haurgeulis. Singkat kisah Widay sapaan akrabnya mengabari saya jika ia pamit untuk menikah. Saya bilang oke ndak papa, semoga lancar dan berkah. Lantas ia pun langsung meminta agar saya memberi nasihat. Tanpa berlama-lama saya pun menuliskan spesial buatnya. Dan memang hanya itu yang saya mampu. Pesan ini tentu tidak hanya untuk Widay tapi semua orang dan saya secara pribadi. Pertama,  berkaitan dengan nikah sudah jelas yaitu bertujuan untuk mengikuti sunnah Nabi-Nya. Melahirkan generasi terbaik dan tujuan menggapai ridha Allah SWT. Tidak ada pesan lain kecuali segala sesuatu bersandar kepada Allah SWT. Kedua , saya dapat pe...