Langsung ke konten utama
Filosofi Logo Al Jabar
..
Bang Woks
Penggagas logo al Jabar adalah saudara Hendy Nuryandi. Dia adalah mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah dan berasal dari Indramayu. Entah artinya apa di dalam makna logo tersebut, namun setelah di konfirmasi ternyata artinya sangat mewakili visi misi dan tujuan mahasiswa dalam perkumpulan ini.
..
Warna dasar hijau menunjukan arti kesuburan. Dimana jawa barat termasuk salah satu penghasil sentra holtikultura dan hasil agraris (pertanian) yang terbaik. Bisa juga di sebut gemah ripah loh jinawi tata tentrem kerta raharja.
Tulisan AL JABAR beserta kepanjangan dari "aliansi mahasiswa jawa barat" merupakam sebuah identitas. Dimana tulisan tersebut berwarna kuning emas, yang menunjukan sebuah eksistensi dan aksi. Tulisan tersebut berada di atas dan bawah di antara tumpukan buku yang berarti silih asah, asih, asuh, dimana yang muda menghormati dan yang tua menyayangi.
Buku hitam yang terbuka menandakan insan akademik yang selalu senantiasa mengedepankan ilmu dan proses pembelajaran. Dimanapun itu bagi kami adalah belajar dan cinta ilmu pengetahuan. Dengan tiga lembaran buku yang terbuka berwarna kuning, biru dan hijau, yang berarti tridarma perguruan tinggi (mengembangkan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat).
Kujang merupakan senjata khas dari daerah jawa barat. Dan senjata itu berwarna putih berarti kesucian dan ketulusan niat serta berwarna merah yang berarti keberanian untuk bersosial, berintelektual dan berkarya, tampil beda. Ada warna merah dan putih yang menandakan bahwa di manapun kami beradra tidak lain dan tidak bukan bahwa kami adalah bagian dari Negeri tercinta Indonesia yang berbudaya dan berbhinneka.
Dua buah sayap yang saling mengeratkan satu sama lain di artikan sebagai sebuah tanda bahwa jalinan ukhuwwah jika di rawat semakin erat maka akan menjadikan persaudaraan yang kuat, yang dapat memajukan bersama, memupuk kesadaraan kekeluargaan, kolektif dan anti individualis. Sayap tersebut perlambang sebuah cita-cita anggota untuk terbang tinggi, bersemangat dalam menggapai cita-cita. Sayap tersebut berwarna biru yang berarti peran pemuda dan semangat kepemudaan, yang bertujuan mengabdi dan mengedukasi. Menuju kebermanfaatan hidup.
..
Untuk logo al Jabar yang berwarna kuning emas, memiliki arti sebuah kesuskesan yang akan dan telah di rengkuh. Biasanya di huni oleh para dosen, sehingga peran mereka sebagai penasihat, orang tua dan pusat inspirasi kaum muda.
Jika di gaungkan maka di simbolkan dalam ilustrasi salam semangat yaitu "salam kahiji", yang berarti salam yang pertama atau selalu yang ke satu, yang terdepan, yang berinovasi dan berkreasi, tampil beda dan mampu bersaing dengan mahasiswa yang lainya.
..
Semoga arti yang termaktub dalam logo tersebut dapat menginspirasi kita semua, sebagai sebuah pijakan bahwa para perantau tetap memiliki perananya tersendiri. Bahwa kita bisa bersaing secara sehat dengan orang lain. Belajar dengan ikhlas dan tetap semangat dalam membahagiakan orang-orang yang kita sayangi.
#Salam_Kahiji
#Salam_Budaya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocil FF Belajar Ziarah

Woko Utoro Beberapa hari lalu saya berkesempatan kembali untuk mengunjungi Maqbarah Tebuireng. Dari banyak pertemuan saya ziarah ke sana ada pemandangan berbeda kali ini. Saya melihat rombongan peziarah yang tak biasa yaitu anak-anak TK atau RA. Pemandangan indah itu membuat saya bergumam dalam hati, "Kalau ini mah bukan bocil kematian tapi bocil luar biasa, sholeh sholehah". Sebagai seorang sarjana kuburan (sarkub) dan pengamat ziarah tentu saya merasa senang dengan pemandangan tersebut. Entah bagaimana yang jelas para bocil berziarah adalah sesuatu yang unik. Jika selama ini dominasi peziarah adalah orang dewasa maka zairin bocil FF adalah angin segar khususnya bagi keberagamaan. Lebih lagi bagi jamiyyah NU yang selama ini setia dengan tradisi ziarah kubur. Saya melihat seperti ada trend baru terkhusus bagi peziarah di kalangan siswa sekolah. Jika santri di pesantren ziarah itu hal biasa. Tapi kini siswa sekolah pun turut andil dalam tradisi kirim doa dan ingat mati itu. Wa...

Catatan Lomba Esai Milad Formasik ke-14 II

Woko Utoro Dalam setiap perlombaan apapun itu pasti ada komentar atau catatan khusus dari dewan juri. Tak terkecuali dalam perlombaan menulis dan catatan tersebut dalam rangka merawat kembali motivasi, memberi support dan mendorong untuk belajar serta jangan berpuas diri.  Adapun catatan dalam perlombaan esai Milad Formasik 14 ini yaitu : Secara global tulisan mayoritas peserta itu sudah bagus. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama soal ketentuan yang ditetapkan oleh panitia. Rerata peserta mungkin lupa atau saking exited nya sampai ada beberapa yang typo atau kurang memperhatikan tanda baca, paragraf yang gemuk, penggunaan rujukan yang kurang tepat dll. Ada yang menggunakan doble rujukan sama seperti ibid dan op. cit dll.  Ada juga yang setiap paragrafnya langsung berisi "dapat diambil kesimpulan". Kata-kata kesimpulan lebih baik dihindari kecuali menjadi bagian akhir tulisan. Selanjutnya ada juga yang antar paragraf nya kurang sinkron. Se...

Catatan Lomba Esai Milad Formasik ke-14 I

Woko Utoro Senang dan bahagia saya kembali diminta menjadi juri dalam perlombaan esai. Kebetulan lomba esai tersebut dalam rangka menyambut Milad Formasik ke-14 tahun. Waktu memang bergulir begitu cepat tapi inovasi, kreasi dan produktivitas harus juga dilestarikan. Maka lomba esai ini merupakan tradisi akademik yang perlu terus dijaga nyala apinya.  Perasaan senang saya tentu ada banyak hal yang melatarbelakangi. Setidaknya selain jumlah peserta yang makin meningkat juga tak kalah kerennya tulisan mereka begitu progresif. Saya tentu antusias untuk menilainya walaupun disergap kebingungan karena terlalu banyak tulisan yang bagus. Setidaknya hal tersebut membuat dahaga ekspektasi saya terobati. Karena dulu saat saya masih kuliah mencari esais itu tidak mudah. Dulu para esais mengikuti lomba masih terhitung jari bahkan membuat acara lomba esai saja belum bisa terlaksana. Baru di era ini kegiatan lomba esai terselenggara dengan baik.  Mungkin ke depannya lomba kepenul...